Pengaruh Penambahan Pemlastis Gliserol dan Antimikroba Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) Terhadap Karakteristik dan Sifat Bioplastik Pati Sagu (Metroxylon sp.)

Kamis, 18 Februari 2021
[ Total : 3061,
Rata - Rata : 4.9 ]
DAFTAR ISI


Penulis : GITA WULANDARI.

Tanggal Terbit Skripsi :22 Oktober 2020.

Jenis File : PDF.

Jumlah Halaman : 100 Halaman.

Kata Kunci Skripsi : Antibakteri, Antijamur, Bioplastik, Ekstrak Daun Sirih, Gliserol.

Abstrak

Bioplastik berbasis pati menjadi yang paling banyak dipelajari karena terbarukan, murah dan melimpah di alam. Bioplastik berbasis pati yang memiliki kelemahan yaitu memiliki sifat aktivitas biologis (antibakteri dan antijamur) yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pemlastis gliserol dan antimikroba ekstrak daun sirih tehadap karakteristik dan sifat bioplastik pati sagu (Metroxylon sp.) yang dihasilkan yang meliputi sifat kekuatan tarik, penyerapan air, densitas, karakterisasi gugus fungsi, serta aktivitas antijamur dan antimikroba. Proses ekstraksi daun sirih menggunakan metode ultrasonikasi selama 30 menit dengan menggunakan pelarut etanol. Ekstrak daun sirih kemudian disaring dengan menggunakan kertas saring dan filtratnya dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak pekat kemudian dilakukan pengenceran menggunakan aquadest hingga konsentrasinya 2% (2 g/ 100 mL) untuk diaplikasikan sebagai bahan antimikroba pada bioplastik. Komposisi pemlastis gliserol dan antimikroba ekstrak daun sirih divariasikan dalam pembuatan bioplastik. Nilai pemanjangan saat putus dan densitas tertinggi ditunjukkan oleh bioplastik dengan penambahan gliserol 30% dan ekstrak daun sirih 9% yaitu 25,48% dan 1,5148 g/cm3. Nilai kekuatan tarik tertinggi ditunjukkan oleh bioplastik dengan variasi gliserol 0% dan ekstrak daun sirih 0% yaitu 19,925 MPa. Penyerapan air tertinggi ditunjukkan oleh bioplastik dengan gliserol 30% dan ekstrak daun sirih 0% yaitu sebesar 83,3075%. Hasil penelitian aktivitas antimikroba menunjukkan penambahan ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 2% pada bioplastik mampu menghambat aktivitas bakteri (Bacillus cereus) tetapi sama sekali belum mampu menghambat aktivitas jamur (Aspergillus niger). Hasil penghambatan terbaik ditunjukkan pada bioplastik dengan variasi gliserol 20% dan penambahan ekstrak daun sirih 9%.


Full PDF

Artikel Terkait