Pengaruh Oleamida Terhadap Sifat-Sifat Karet Alam dan Karet Stirena Butadiena Terisi Silika

Kamis, 18 Februari 2021
[ Total : 3601,
Rata - Rata : 4.9 ]
DAFTAR ISI


Penulis : Philbert.

Tanggal Terbit Skripsi :22 Oktober 2020.

Jenis File : PDF.

Jumlah Halaman : 123 Halaman.

Kata Kunci Skripsi : Ciri Pematangan, Karet Alam, Karet Stirena Butadiena, Oleamida, Sifat Mekanis, Silika.

Abstrak

Penelitian mengenai potensi oleamida sebagai bahan aditif bagi kompon karet alam dan karet stirena butadiena (KSB) terisi silika dengan menggunakan formulasi sistem vulkanisasi semi efisien telah dilakukan. Silika digunakan sebagai pengisi penguat ditambahkan ke kompon karet alam dan KSB sebanyak 30 bagian per seratus bagian karet stirena butadiena (bsk). Oleamida sebagai bahan aditif merupakan hasil sintesa dari asam oleat dengan urea. Kadar oleamida yang digunakan adalah 0,0; 2,0; 4,0; 6,0 dan 8,0 bsk. Dilakukan pengamatan pengaruh oleamida terhadap ciri-ciri pematangan dan sifat sifat mekanis dari kompon karet alam dan KSB terisi silika. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa oleamida berfungsi sebagai bahan kuratif dan sebagai bahan pemlastis bagi kompon karet alam dan KSB terisi silika. Oleamida menurunkan waktu skorj dan waktu pematangan optimum. Semakin besar kadar oleamida yang ditambahkan maka semakin menurun waktu skorj dan waktu optimum. Oleamida juga menurunkan tork maksimum dan tork minimum. Semakin besar kadar oleamida maka semakin menurun tork maksimum dan tork minimum. Didapati juga oleamida mempengaruhi sifat mekanik dari kompon karet alam dan KSB terisi silika. Oleamida meningkatkan modulus tensil M100 dan M300, kekuatan tarik, kekerasan, dan ketahanan kikis hingga 2,0 bsk kemudian menurun bersamaan dengan penambahan oleamida lebih lanjut. Akan tetapi, oleamida menurunkan pemanjangan saat putus hingga 2,0 bsk dan akan meningkat dengan penambahan oleamida lebih lanjut. Peningkatan sifat-sifat mekanikal disebabkan oleh peningkatan sambung silang pada kompon karet alam dan KSB terisi silika dengan penambahan oleamida hingga 2,0 bsk yang dibuktikan dengan pengujian swelling percentage. Scanning Electron Microscopy (SEM) juga membuktikan bahwa pada penggunaan oleamida sebanyak 2,0 bsk pada kompon karet alam dan KSB terisi silika memiliki permukaan matriks yang paling kasar yang mengindikasikan dispersi silika yang baik. Adanya penambahan sambung silang juga disebabkan oleh adanya ikatan penggandeng antara karet alam-oleamida-silika dan KSB-oleamida-silika yang dibuktikan dengan pengujian Fourier Transform Infra Red (FTIR). Adanya sifat kristalinitas yang menurun dengan penambahan oleamida pada kompon karet alam dan KSB hingga 2,0 bsk dan akan meningkat dengan penambahan oleamida lebih lanjut dibuktikan dengan pengujian X-Ray Diffraction (XRD).


Full PDF

Artikel Terkait