Pengaruh Jenis, Bentuk, Dan Panjang Batang Dalam Penentuan Waktu Pemisahan Terbaik Dan Distribusi Ukuran Gelembung Gliserol Dalam Biodiesel Dengan Metode Pengapungan Batang

Kamis, 18 Februari 2021
[ Total : 3783,
Rata - Rata : 4.9 ]
DAFTAR ISI


Penulis : INDRAJAYA BANJAR NAHOR.

Tanggal Terbit Skripsi :26 Agustus 2020.

Jenis File : PDF.

Jumlah Halaman : 77 Halaman.

Kata Kunci Skripsi : Buoyancy Weighing Bar, Distribusi Ukuran Gelembung, Gliserol, Biodiesel.

Abstrak

Buoyancy Weighing-Bar Method adalah metode yang menggunakan peralatan sederhana dengan keakuratan yang tinggi dalam menentukan waktu pemisahan dan mengukur distribusi ukuran partikel yang mengendap maupun yang mengapung pada dua fasa yang tidak saling bercampur. Metode ini juga sudah diaplikasikan untuk mengukur distribusi ukuran gelembung (DSD) untuk cairan yang berbeda densitas. Menentukan waktu pemisahan dan DSD yaitu dengan menggunakan sebuah batang yang digantung pada suspensi, Sampel yang akan diuji adalah gliserol dan biodiesel (metil ester) yang dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan densitas. Teknik dari metode ini adalah perubahan massa sebuah batang yang digantung pada emulsi seiring berjalannya waktu dikarenakan adanya perpindahan massa gelembung berdasarkan perbedaan densitas. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi jenis, bentuk, dan panjang batang dalam penentuan waktu pemisahan antara gliserol dan biodiesel, serta distribusi ukuran gelembung gliserol dalam biodiesel pada konsentrasi 99% biodiesel : 1% gliserol. Pada penelitian ini variasi yang digunakan adalah variasi jenis batang yaitu aluminium, tembaga, perunggu dan besi; variasi bentuk batang yaitu silinder, segi empat, dan sheet; variasi panjang batang yaitu 210 mm, 160 mm, 110 mm dan 60 mm, variasi diameter batang yaitu 15 mm, 10 mm, 5 mm, serta variasi konsentrasi yaitu 1% : 99% ; 2% : 98% ; 3% : 97% ; 4% : 96%. Berdasarkan data yang diperoleh, waktu pemisahan gliserol-biodiesel dapat ditentukan dengan metode pengapungan batang. Jenis batang yang paling akurat dalam menentukan waktu pemisahan antara gliserol dan biodiesel pada konsentrasi 99% biodiesel : 1% gliserol adalah berjenis perunggu berbentuk silinder dengan panjang 210 mm. Kemurnian dari pemisahan ini diuji dengan menggunakan Gas Chromathography. Kemurnian biodesel pada perbandingan konsentrasi 99% biodiesel : 1% gliserol yang diperoleh pada detik ke-200 sebesar 98.1265%; dan pada detik ke-700 sebesar 99.2271%; perbandingan konsentrasi 98% biodiesel : 2% gliserol yang diperoleh pada detik ke-200 sebesar 98.6815%; perbandingan konsentrasi 97% biodiesel : 3% gliserol yang diperoleh pada detik ke-200 sebesar 98.6705%; dan perbandingan konsentrasi 96% biodiesel : 4% gliserol yang diperoleh pada detik ke-200 sebesar 98.3678%. Distribusi ukuran gelembung dihitung dengan menggunakan metode Stokes, metode Allen dan metode Newton. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan metode Coulter Counter. Berdasarkan hasil yang diperoleh, distribusi ukuran gelembung dengan metode Newton sebanding dengan metode Coulter Counter.


Full PDF

Artikel Terkait