Kajian Pemanfaatan Arang Batang Rambutan (Nephelium sp) Sebagai Bioadsorben dalam Menyerap Logam Tembaga (Cu2+) Secara Batch Shaker

Kamis, 18 Februari 2021
[ Total : 2884,
Rata - Rata : 4.9 ]
DAFTAR ISI


Penulis : ANDRE KURNIAWAN LUMBAN GAOL.

Tanggal Terbit Skripsi :25 Agustus 2020.

Jenis File : PDF.

Jumlah Halaman : 74 Halaman.

Kata Kunci Skripsi : Adsorption, Copper Metal Ion, Optimum Contact Time, Physical Chemistry Interaction, Internal Diffusion.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis kemampuan adsorpsi arang batang rambutan dalam menjerap ion logam tembaga (Cu2+) pada larutan dengan pH 4,5 dengan variasi ukuran adsorben, konsentrasi ion logam Cu2+, dan kecepatan pengadukan shaker serta mengetahui kinetika adsorpsi arang batang rambutan. Pengukuran potensi kapasitas adsorpsi dilakukan dengan batch secara pengadukan. Variasi ukuran arang batang rambutan yang digunakan yaitu cut off 50/70 mesh, 70/100 mesh dan 100/200 mesh, variasi konsentrasi awal yaitu 30 ppm, 50 ppm dan 70 ppm, serta kecepatan pengadukan shaker 50 rpm, 100 rpm, dan 150 rpm. Bahan baku yang digunakan sebagai adsorben adalah arang batang rambutan. Arang batang rambutan diayak dengan menggunakan ayakan 50/70 mesh, 70/100 mesh dan 100/200 mesh. Hasil cut off dari ayakan ini dicuci hingga pH air pencuci konstan dan dikeringkan dalam oven pada suhu 60 °C hingga berat konstan. Waktu kontak optimum yang dibutuhkan adsorben untuk menjerap ion logam Cu2+ adalah 120 menit. Interaksi di permukaan adsorben dengan ion logam dilengkapi dengan menggunakan analisis FTIR dan SEM-EDX. Model kinetika digunakan untuk mengidentifikasi jenis interaksi yang terjadi, diperoleh hasil dimana adsorpsi terjadi secara kimia dan fisika. Model kinetika difusi cenderung menunjukkan difusi sampai ke inter-partikel adsorben. Persentase penyisihan logam terbaik pada variasi ukuran diperoleh pada ukuran 100/200 mesh. Pada variasi konsentrasi diperoleh persentase penyisihan logam terbaik pada konsentrasi 70 ppm. Sedangkan pada variasi kecepatan pengadukan, diperoleh penyisihan logam terbaik pada kecepatan pengadukan 150 rpm.


Full PDF

Artikel Terkait